A

Author tanpa nama

  • Dreaming

    Ichigo hanya menghembuskan nafas lelah. Dia memalingkan kepalanya. Menghindari kontak mata dengan Rukia yang berada di depan nya. Hatinya tiba-tiba seperti tertusuk. Ada perasaan tidak rela yang menggantung di hatinya ketika melihat tatapan Rukia kepadanya saat ini. Tidak mengerti dengan apa yang terjadi padanya, Ichigo hanya menggeleng cangung. *For IchiRuki Day 'FTiL'

  • Misi, Demam, dan Pelukan

    Shikamaru menarik sudut bibirnya. Api di depan nya sudah agak sedikit mengecil. Posisi yang sekarang ini sedikit membuatnya merasa hangat dari angin badai salju di luar. Kembali menoleh kearah gadis itu. Temari yang menutup matanya dan mencengkram rompinya adalah yang pertama kali membuatnya dapat tersenyum bebas seperti sekarang. *For ShikaTema Black Day Event*

  • My Love

    Melupakan dunia yang aku tempati, aku kembali bersatu dengan fantasi dan khayalan yang dia buat. Tidak perduli dengan waktu yang semakin berjalan. Aku kembali berjalan. Ditengah-tengah rumput luas dengan bunga-bunga yang bermekaran, aku kembali melangkah. Mendekati gadis bermata kelabu dan berambut indigo itu. *Request From Hinata-chan

  • Baby—Baby—Baby

    Raut wajah pemuda itu memucat. Membayangkan ketika melihat soal ujian di depan nya besok. Sedangkan ia belum belajar sama sekali. Pilihan yang sama-sama membuat hidupnya suram. Banyak cabang yang mengharuskan ia berbicara satu persatu. Namun pilihan nya hanya ada satu, dan jika salah—yang ada tendangan maut dari wanita itu yang akan dihadiahkan. *For Event 'Ujian Sekolah'

  • Insiden Kamar Mandi

    Midorima melotot di balik kaca matanya. Wajah Kuroko memerah entah karena apa. Akashi yang berniat mengambil gunting di sakunya malah tersenyum tipis. Aomine sudah nosebleed entah sejak kapan. Murasakibara masih duduk di atas wastafel dengan sudut bibir yang sedikit tertarik. / "Etoo—Akashicchi kenapa menatapku seperti itu—ssu?"

  • Confident of Yourself

    Bayangan itu mengambil bola yang melayang di udara sebelum sempat mengenai kepala si kuning Kise. Mengerjapkan matanya perlahan—Kise akhirnya menyadari bahwa yang menangkap bolanya adalah Kuroko. Pemain Kiseki no Sedai yang terkenal dengan hawa tipisnya—bayangan.

  • The Dream and Reality

    Kau tau—saat ini aku berharap bahwa apa yang aku jalani adalah mimpi. Kenapa? Karena jika itu mimpi—aku bisa bangun dari mimpi buruk yang menyakitkan itu. Mengatakan pada dunia bahwa ini semua hanya mimpi belaka dan tidak akan terjadi padaku. Namun aku salah—aku tidak bisa—inilah kenyataan sebenarnya yang memang harus aku jalani.

  • Communication and Distance

    Saat jarak dan komunikasi secara langsung memisahkan mereka. Jengah dan Bosan mulai menerpa masing-masing individu. Pemikiran yang terlalu terasingkan dengan pasangan membuat ingatan tentangnya menjadi halangan. / "Kau tidak membawa apa-apa?" / "Kau tidak ingat ini hari apa?" / Request From Hinata-chan Hope you like this!

  • Angel and Devil

    Saat cerita kembali terjadi dari sepasang sayap yang akhirnya melahirkan seorang bayi dari dua energi yang tercipta. Saling berkaitan dan saling merasakan. Bergenerasi menjadi kehidupan yang kembali di tentang karena perbedaan dan sekat. Mereka saling bertentangan, namun juga saling memenuhi—dan keadaan menyedihkan yang membuat mereka saling mencintai. / Saquel—Devil and Angel.

  • Devil and Angel

    Saat kami berdua saling mencintai. Semua orang menentang. Kami adalah makhluk dari alam lain yang seharusnya saling membenci. Saling memusuhi. Bukan seperti kami yang saling mencintai—tapi kami yakin. Kami-sama telah menentukan jalan nya untuk kami. Dengan garis takdir yang berbeda dari dunia kami sebelumnya. / Sasuke X Hinata. / Typos—Abal—alur cepat.

  • Happy Ending

    Cinta memang tidak selalu berakhir dalam kesenangan dimana kedua orang tua saling merestui. Ada kalanya kita memilih sesuatu yang menurut hati dibandingkan dengan akal pikiran—Logika. Karena pada akhirnya, cinta dan kebahagiaan ditentukan oleh Hati. / Sasuke X Naruto. / Shounen Ai.

  • Image?

    Sebuah cinta yang disadari namun tertutup. / Sebuah gambar atau foto yang menjadi biang masalah yang menjadikan mereka mengerti. Bahwa mereka saling mencintai. / "Kau tau Kiba? Kiba dari kelas teknik itu." / "Aku tidak mungkin melakukan itu." / Kiba X Ino / RnR please!

  • UMBRELLA:Under Rain

    Sequel for SFChallenge: / Bisakah ia menyebutnya sebagai cinta? / Eh, hadiah atau Modus ya? / Ada perasaan senang yang menjalar di hatinya. / Masing-masing dari mereka yang menunggu kepastian. / dan bisakah disebut dengan cinta? / "Ow... so sweet! Aku akan memotretnya untuk majalah sekolah!" / Karena nyatanya, sekarang mereka menjadi pasangan kekasih. / DEI X INO.

  • Pleasure?

    "Aku merindukanmu." Dia berbisik lirih. / "Ayo pulang. Aku rindu rumah..." Dia berkata pelan. Dan kau hanya mengangguk. "... Imouto." / Kakak beradik yang terlalu akrab. / Meninggalkan harapan untuk dirimu selamanya. / Kakakmu sendiri. / "Aku... tidak suka keramaian." Terlebih jika dirimu menempel dengan kakakku. / Kau bahagia sekarang. / *Reuni Author SasuHina

  • Youre My Son

    Saat ketakutan yang tidak berarti menggerogoti hatimu. Kau mulai ketakutan. tapi pernahkah kau berfikir? bahwa ketakutanmu itu hanyalah Ilusimu sesaat. Bahwa kenyataan yang sebenarnya hanyalah karena kau takut kehilangan nya. Putra kecilmu yang kini telah tumbuh dewasa. / Sasuke X Mikoto / NO INCEST!

  • Happiness?

    Senyumku terukir dengan indah. Di foto itu kami terlihat bahagia. / "Can i sit down in here?" / "Pertama saat kakakku menikah, yang kedua saat Ibuku meninggal." / Oh, Kami-sama! Aku lupa menanyakan namanya! / Dia satu-satunya pemuda yang aku cintai. / Oneshoot

  • Fault

    Pemuda itu telah pulang selepas perang dunia Ninja. / "T-tapi Sasuke-kun... a-aku yang seharusnya kau gendong." / "Pulanglah. Aku tidak ingin diganggu." / Itu Kazekage Suna! / "Dengan Kazekage Suna." / "Keanehanmu pasti karena Kazekage itu." / CANON/ #1 SasuSaku