Summary
RETURN! "Bisa tidak aku merampas hari liburmu? Aku membutuhkanmu sampai bulan depan. Tidak masalah bukan?" ucap pria itu. "Jadi, kau lebih memilih pekerjaanmu daripada menemuiku?" bisik seseorang di seberang. Mikasa menghela nafas. Gadis itu memijit pelipisnya yang pening karena diajukan pertanyaan yang sulit. "Ya, begitulah, maaf."