Summary
"Ohh... biar saja songsaenim. Hei, songsaenim... menolehlah padaku," menghembuskan nafasnya ke pipi Luhan. "Aku tahu yang ada di pikiranmu." "Ah... begitu, ya?" Jiyeon berpura-pura mendesah kecewa. "Baiklah, karena songsaenim sudah tahu, aku tidak jadi melakukannya. Aku ke kelas ya, songsaenim!" ucapnya, masih belum menjauhkan wajahnya, 'CHUP...' Xi Luhan/Park Jiyeon