Summary
"Kenapa harus marah? Ku pikir kakakmu hanya ingin menghiburmu." "Membuatku sakit jantung, iya?" kata Naruto ketus. "Cobalah hargai niat baiknya! Kau beruntung lagi punya kakak-kakak yang perhatian." Kata Sasuke, lesu. "Kau tahu? Aku iri padamu. Rumahmu rame dan hangat." Lanjutnya. Katanya dengan senyum penuh arti. Naruto bisa melihat kesepian di mata onixnya. Fem Naru