Aomine menatap ke bilik kamar ganti yang diketahui Akashi memasukinya sebelum ini. Pintunya masih tertutup rapat sejak tadi. Kenapa Akashi begitu lama berada di sana? Dengan penasaran ia berjalan mendekati pintu tersebut, persetan dengan apa yang akan terjadi nanti. / "Apa yang kau lihat, Daiki?" / Aomine/Akashi. AoAka
Seijuurou menyipitkan kedua matanya, memincing. Mencari-cari setitik petunjuk atas pertanyaannya beberapa hari ke belakang. Percayalah padaku bahwa rumah itu sebenarnya hampir tidak berubah sama sekali. "Tetsuya, ke mana ibumu?"
Percakapan santai dua Melayu bersaudara tentang jomblo, jadian, janda, dan kemudian berakhir pada ... uh, kekasih gelap? / "Ya, aku memang jomblo. Tapi kamu 'kan janda ya, 'Ndon. Berarti kita bukan sama-sama jomblo." / Male!Malaysia/Male!Indonesia. MalayNesia. Melayucest.
Ternyata, peristiwa Konfrontasi dengan Malaysia itu sangat membekas. Dulu mereka saudara tapi sekarang sudah jauh berbeda. Meskipun Indonesia menangis setiap malam, meskipun Malaysia membentur-benturkan kepalanya ke tembok saking frustasinya, di luar mereka hanya diam. Ketika bertemu, hanya tegur sapa hambar. / Male!Malaysia/Male!Indonesia. MalayNesia. Melayucest.
Ketika hujan badai mendera di luar sana, mereka berdua bertemu, di dalam sebuah kotak telepon umum yang sempit dan pengap. "Salam kenal, Kouki." / Untuk Cafein First Ever Event. / Akashi/Furihata. AkaFuri.
Hari-hari Midorima belakangan dipenuhi tanda tanya, semuanya adalah karena si laki-laki bermata coklat madu periang itu. Perampokan? Pelecehan seksual? Atau bahkan ... hantu? / Midorima/Takao. MidoTakaMido. Special for LawLadyStein.
"Sampai hari itu tiba, jam dinding itu akan berhenti bergerak dan membunyikan jarum detiknya," gumam Furihata dengan suara kecil, ia menggenggam jeruji besi yang membatasinya dengan Akashi itu dengan sebelah tangan. "Hari kebebasanku. Aku semakin tidak sabar." / AkaFuri
Akashi Seijuurou, Furihata Kouki, dan persiapan mereka menuju Hari Raya Idul Fitri. / AkaFuri
Chapter 2 Update! / Meskipun miskin, Furihata Kouki selalu merasa bahagia dengan hidupnya yang terasa begitu lengkap. Sayangnya, sepertinya takdir sedang ingin bercanda sedikit dengannya. / "Aku akan menikahinya." / Akashi/Shota!Furihata / AkaFuri
Hari ini, pertengahan libur musim panas di mana matahari terik menyengat, Makoto mengunjungi rumahnya. Dengan keyakinan bahwa Haruka akan berada di dalam bak mandi, dengan celana renang, seperti biasanya. / "Aku mau hanya kita berdua saja." / MakoHaru