Molly Weasley selalu merasa tak percaya diri ketika berkumpul dengan keluarga besarnya. Bukan apa-apa, ia hanya merasa tak memiliki kelebihan dibnadingkan sepupu-sepupunya. Untung saja ada Victoire -sepupu tertua keluarga Weasley yang selalu siap membantu.
Harry merasa ada sesuatu yang mengganjal di hati dan pikirannya, yang membuat hari-harinya menjadi kacau. Satu-satunya jalan adalah menceritakan segala permasalahan kapada ibunya -Lily Potter- /"Kau menyukainya,"/"Aku membencinya dan dia membenciku."/No Voldemort and Death Eaters.
Harry benar-benar 'berbicara' dengan Hermione di kompartemen Ketua Murid. Walaupum pembicaraan ini berawal kurang baik, namun berakhir mengesankan./Sekuel 'Do I Love Her'/Harmony.
Harry dan Hermione berbincang seru di Florean Fortescue. Mereka tak tahu, kalau di masa dewasa mereka nanti, perbincangan ini akan menjadi memori manis yang sangat berarti. /Prekuel 'Reuni Singkat'/
Setelah kejadian tadi sore, Piper jadi ragu untuk menyebut Jason sebagai Pacar Nomor satu. Untungnya, saudari Piper dari pondok Aphrodite menyadarkan Piper untuk mengambil tindakan./"Pacar nomor satu apaan,"/"Rasanya susah untuk marah pada cowok berbibir lembut sepertimu,"/JasonxPiper
Sebelum resepsi pernikahan dimulai, Ginny merasa gugup luar biasa. Tapi, Hermione datang dan memberinya nasihat, yang membuat Ginny kembali percaya diri. /Sekuel 'Akhir'/Harmony and Drinny/
Harry dan Hermione saling mencintai. Namun, mereka harus menahan perasaan dan berkorban demi Ginny dan Ron. Tapi, selalu ada akhir bahagia bagi mereka yang bersabar, 'kan?/Sekuel 'Reuni Singkat'/Harmony.
Pertemuan Harry dan Hermione di Danau Hitam begitu singkat. Dan berakhir dengan airmata./Hubunganmu dengan Ginny ... sudah sejauh mana?/"Sampai jumpa, Hermione."/Harmony.