Didedikasikan untuk event Uzumaki Naruto's Birthday 2014 yang diadakan Shrine (ノ )ノ Prompt : Manju berembel-embel cium. "Sekarang jelaskan padaku, kau siapa? Asal usulmu? Mengapa kau bisa tinggal bersama ji-san!"/"Itu terlalu panjang untuk dijelaskan"/"Dipersingkat saja!"/"Nanti kau tidak mengerti, Dobe"/"Aku akan bertanya jika aku tidak mengerti, teme!" -NaruSasu-
Chapter 03, Last Chapter : "Jangan campakkan aku", kata Sasuke. "Hey! Kau bicara apa?", tanyaku heran. "Jangan campakkan aku, meskipun aku jijik dan kotor", pintanya. "Aku tidak mungkin mencampakkanmu!", aku menarik gemas hidung mancungnya. Sasuke tersenyum lega. "Aku menyukaimu, Sai-nii ". "Aku juga!", balasku. -SaiSasu NaruSasu-
Chapter 09 : Sasuke sudah jenuh dengan kehidupannya. Meskipun dia telah memiliki teman, itu tidak akan sebanding dengan banyaknya orang-orang yang membencinya. Selamanya dia tidak akan terlepas dari label 'anak koruptor'. -NaruSasu-
Kumpulan oneshot sasUKE yang OOC. "Nte Kayin comblo?" / "Sasu tahu artinya jomblo?" / "Nayu biyang, comblo itu tidak punya pacal. Nte Kayin comblo kan?" / "Hn" / "Nte Kayin umul beyapa?" / "Ra-ha-si-a" / "Kok yahacia? Umul Cacu 4 tahun. Tu Cacu cudah kacih tahu" / Fine! Kau menang Sasuke! #racuNS
FF ini mau direkonstruksi, karena semakin rumit dan aku sendiri tidak mengerti dengan ceritanya. terlalu muter-muter. next time, akan dikerjakan ulang -NaruSasu-
Chapter 10 : "Kutemukan ini di tong sampah", Sai menyodorkan sebuah cincin padaku, itu adalah cincin pernikahan milik Sasuke. Kutatap cincin itu, tersenyum miris. Padahal tadi siang, Sasuke masih memakainya. Apa hubungan ini memang tidak bisa dipertahankan lagi? Apakah harus berakhir? Tapi aku...tidak ingin ini berakhir. -NaruSasu-
"Setelah kematian, akan ada kelahiran dan kehidupan yang baru. Aku percaya, kelak kita akan bertemu kembali di dunia yang sama. Walau nantinya, kita tidak akan saling mengenal ataupun mengingat kehidupan kita yang terdahulu", -Didedikasikan untuk event NaruSasu Day 2014 yang diadakan Shrine-
"Sesibuk apapun dia, aku ingin dia meluangkan waktunya untukku! Untuk adik satu-satunya yang dia miliki!" / "Bersikaplah dewasa, teme!" / "Jangan mengguruiku, Dobe! Pulanglah! Biarkan aku menggalau sendirian!" / "Aku bisa menemanimu, anggap saja aku kakakmu, OK?" / "Kau bukan kakakku! Umurmu bahkan lebih muda dariku, meskipun secara fisik, kau terlihat jauh lebih tua dariku"