Di tepi jendela, kunang-kunang masih berjuang dan membubung sendiri. Shortfic. Drarry. AU. COMPLETE.
Harry didn't do it. He wouldn't. He's trying not to. But Malfoy makes him. It's not his fault, is it? Drabble. Enjoy!
Ada banyak hal yang membuat kita berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Ada banyak alasan mengapa kita menyebutnya pulang. Apa alasanmu? Drarry hint. Semi Self Insert. Enjoy. RnR will be loved XD
Dalam denting halus dan langkah-langkah kecil di hutan, semerbak memori kembali menyengatnya. Sebuah fic lama yang terlantar dan dipublish ulang. Drarry. Don't like, don't read!
ONESHOT. Hari kesekian Harry Potter bertemu dengan Draco Malfoy, mereka masih dalam skema yang sama. Di sebuah halte, di tengah hujan, menunggu bus nomor 107. AU. Untuk Donna dan Hana. Enjoy!
Di sebuah sore tanggal 13 April. Ada selamat ulang tahun yang tak tersampaikan. Super mini fic. Anda sudah diperingatkan.
...
LAST CHAPTER. Baik Harry Potter maupun Draco Malfoy tidak pernah menyangka bahwa suatu saat di kehidupan ini takdir akan membawa mereka bertemu kembali. Dalam satu bangunan. Dengan kamar yang bersebelahan. COMPLETE.
Aku tahu bahwa rentang normal untuk sebuah penilaian hanya sampai pada angka sepuluh. Namun pernahkah ada yang sampai menyalahi aturan itu dan mencapai angka sebelas? Tahun ke 6. Lavender Brown x Seamus Finnigan. Oneshot. No Lime. Happy reading!
Selamat datang di kamar kebutuhan. Tempat segala risau terselesaikan. Tempat segala kesedihan terhapuskan. Bergembiralah, semua kebutuhanmu akan terpenuhi. Modified Canon. Edited.
Tahun Kedua. Side Story. Usaha kakak-beradik Weasley dalam membawa Harry Potter menuju The Burrow.
Jika kau memang menghargai apa yang disebut perjuangan, maka luka ini tidak akan ada apa-apanya. Side story dari HPDH Bab 29. Neville's POV.
Misi terakhir si kembar di Hogwarts.
Yang harus mereka lakukan hanyalah bertahan.
Draco Malfoy benci menulis, karena menulis kadang menghasilkan sesuatu yang tidak terduga. Apalagi jika tulisan itu berhubungan dengan Harry Potter. Slash. Harco. Lanjutan Session : Love.
Saat pagi ini Draco berangkat ke tempat kerjanya, sekalipun ia tidak pernah menyangka bahwa Harry Bloody Potter telah menunggunya di sana sambil tersenyum. One shot. Harco.
Draco tries to confess, Harry just can't deal with it. Drabble.